Pramuka Penggalang dari SD Fransiskus Pringsewu turut menorehkan pengalaman berharga dengan berpartisipasi aktif dalam ajang Kemah Akbar Yayasan Dwi Bakti Bandarlampung. Kegiatan berskala besar yang melibatkan anggota Pramuka tingkat Penggalang hingga Penegak dari seluruh jaringan Sekolah Fransiskus ini sukses diselenggarakan selama tiga hari, mulai tanggal 26 hingga 28 Agustus 2026, bertempat di kawasan Agro Park Sabah Balau Lampung Selatan.

Pada perhelatan akbar tahun ini, SD Fransiskus Pringsewu mengirimkan delegasi tangguhnya yang terdiri dari satu regu putra dan satu regu putri. Kehadiran para peserta didik di bumi perkemahan ini bukan hanya sekadar rutinitas, melainkan menjadi wadah strategis untuk melatih kemandirian, kedisiplinan, serta mempererat tali persaudaraan antaranggota kepanduan di bawah naungan Yayasan Dwi Bakti Bandarlampung.

Selama tiga hari dua malam di Agro Park, para siswa diajak untuk mengikuti berbagai rangkaian kegiatan edukatif dan menantang. Beragam kegiatan telah dipersiapkan, mulai dari pendalaman keterampilan kepramukaan (scouting skills), permainan ketangkasan, pentas seni, hingga malam api unggun yang sarat akan penanaman nilai-nilai karakter dan kebangsaan. Dalam perlombaan pentas seni SD Fransiskus Pringsewu menorehkan juara pertama untuk kategori pensi, juara 2 untuk kegiatan POS regu putra, dan juara 3 untuk kegiatan POS regu putri.

Keterlibatan aktif regu putra dan putri dalam setiap sesi kegiatan dirancang untuk memupuk rasa percaya diri, jiwa kepemimpinan, dan kerja sama tim. Pengalaman berinteraksi serta berkompetisi secara sehat dengan sesama Pramuka dari berbagai unit Sekolah Fransiskus lainnya menjadi momen penting untuk membangun semangat gotong royong yang menjadi nadi utama dari gerakan Pramuka.

Kemah Akbar resmi ditutup dengan Misa syukur dipimpin oleh RD Adrianus Satu Manggo dan Romo Benediktus dari Timur Leste pada pukul 09.00 WIB di aula Agro Park Sabah Balau Lampung Selatan.
“Selamat atas terselenggaranya Kemah Akbar Penggalang-Penegak Yayasan Dwi Bakti. Semoga membawa berkat bagi kehidupan dan lingkungan hidup. Jangan pernah melupakan sekolah, para guru, dan para Suster, ” pesan Romo Manggo. Melalui partisipasi penuh semangat ini, SD Fransiskus Pringsewu berharap para siswa dapat membawa pulang wawasan baru dan mengaplikasikan nilai-nilai luhur Trisatya dan Dasadarma Pramuka dalam keseharian mereka, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.

Informasi Lebih Lanjut?
error: Content is protected !!