Kegiatan yang dilakukan hari Minggu, 25 September 2022 ini merupakan himbauan dari Kwarcab Kabupaten Pringsewu. Anak anak diminta melakukan kegiatan Aksi Bersih – Bersih Sampah Sedunia mengenakan seragam pramuka.

World Cleanup Day ini harus dijadikan momentum, untuk melakukan penguatan pribadi kita, agar lebih peduli terhadap sampah dan lingkungan. Sekolah berharap kegiatan WCD tidak dimaknai sebagai suatu kegiatan seremonial semata, akan tetapi berharap ada kepedulian dan inisiatif baik dari para murid untuk cinta terhadap lingkungan dan sadar akan kebersihan.

Menanamkan sikap peduli dan cinta akan lingkungan akan menambah wawasan dan pengetahuan tentang ekosistem pengelolaan sampah dari sumbernya, yaitu melalui 3R (Reduce, Reuse dan Recycle). Reduce sendiri memiliki arti mengurangi sampah. Maksud dari langkah ini adalah mengurangi penggunaan produk yang nantinya berpotensi menjadi sampah. Langkah ini bisa dilakukan dan diterapkan untuk sampah atau produk sekali pakai, seperti kantong plastik belanja yang sudah dilarang di berbagai lokasi.

Langkah atau tahap kedua adalah Reuse yang berarti menggunakan kembali. Tahap ini mengajak untuk menggunakan kembali produk yang sudah terpakai. Dengan menggunakannya kembali maka sampah yang timbul dari produk-produk tersebut dapat berkurang. Salah satu cara atau langkahnya adalah penggunaan botol bekas air minum sebagai pot tanaman kecil. Atau penggunaan kaleng biskuit hingga snack sebagai kotak penyimpanan di rumah.

Tahap terakhir dari konsep 3R adalah Recycle yang berarti mendaur ulang. Langkah ini paling banyak dilakukan mengingat sudah banyaknya sampah yang tersebar di berbagai lokasi seperti laut, tanah, dan udara. Produk bekas atau daur ulang sendiri sebenarnya lebih fleksibel, bahkan kerap memiliki nilai ekonomis. Pemanfaatan sampah yang tidak terpakai hingga memiliki nilai tanpa mencemari lingkungan mampu mengurangi penyebaran sampah plastik secara drastis.

error: Content is protected !!